Kamis, 06 Juni 2013

0 Pemrograman Game 2D

06.28 Under From Soni Sebastian
[0 Comment]

Pemrograman Game 2 Dimensi
Awal mula perkembangan game adalah game 2 dimensi. Representasi internal dari perkembangan game saat itu adalah dengan acuan 2 sumbu, biasanya atas-bawah atau kiri-kanan. Topik utama dari pemrograman game 2 Dimensi ini adalah :

Senin, 29 April 2013

0 Game Engine

07.57 Under From Soni Sebastian
[0 Comment]
Definisi
Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat dan mengembangkan video game. Fungsi utama yang diberikan oleh game engine meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound, scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management, threading dan scene graph. Game engines memberikan perangkat untuk visual development dengan tambahan komponen perangkat lunak yang dapat dipakai berulang kali. Perangkat ini pada umumnya memberikan integrated development environment yang dapat mempermudah, serta mempercepat pengembangan game.Game engine juga sering disebut juga “Game Middleware”. Game Middleware adalah software yang didalamnya sudah terdapat elemen-elemen yang dibutuhkan oleh seorang game developer, kebanyakan dari game middleware memberikan fasilitas guna menunjang pengembangan game dengan mudah seperti graphics, sound dan Artificial intelligence.

Rabu, 27 Maret 2013

0 Bagian - bagian dalam pengembangan Game

08.24 Under From Soni Sebastian
[0 Comment]
Dalam pengembangan game terdapat bagian-bagian yang mendukung game tersebut menjadi lebih interaktif dan menarik. Adapun bagian-bagian pengembangan game di antara lain :
1. Desainer
Desainer game sangat dibutuhkan untuk mendesain suatu karya di dalam game. Desainer biasanya sangatlah ahli dalam pembuatan
 enviroment,mimik wajah,body dan pakaian yang cocok. dan juga desain(interface)pada sebuah game yang pasti sudah menyentuh langsung inti permainan itu tentang apa. Tim desainer ada 4, yaitu :
- Lead Designer
orang yang berperan dalam mengkoordinasikan designer lainnya dan merupakan visioner utama dari game tersebut. Orang inilah yang dapat mengambil semua keputusan yang berhubungan dalam design sebuah game dan kemungkinan seorang Lead Designer adalah pendiri dari perusahaan tersebut.
- Game Mechanic Designer
orang yang berperan dalam mendesign dan menyeimbangkan mekanika dari sebuah game. 
- Level / Environment Designer
orang yang bertanggung jawab dalam hal lingkungan(environment), level, dan misi(mission).
- Writer
orang yang berperan dalam pembuatan narasi, dialog, jurnal dalam game, konten dalam game, petunjuk system, dll.

2. Programmer
Seorang game programmer memliki andil yang cukup besar dalam pembuatan sebuah game. hampir setiap pengerjaan elemen dalam sebuah game memerlukan campur tangan seorang programmer. jika seorang composer telah menciptakan music yang indah, seorang artist membuat karakter-karakter dari game, dan seorang designer membuat design visualnya maka seorang programmer melakukan pekerjaannya untuk mengimplementasikan ketiga hal tersebut dalam bentuk program.

3. Artist  
Artist dalam game berfungsi untuk mendesain karakter yang akan digunakan dalam permainan. Untuk mulai membuat karakter maka digambar dikertas sebagai konsep kasar. Warna kemudian dimasukkan ke dalam gambar artis sehingga menciptakan tekstur yang bagi karakter. Setelah konsep karya seni telah selesai maka akan diteruskan ke 3D Model Builder.



4. Sound / Audio Enginner 
adalah orang yang merancang sebuah aplikasi atau game dengan menambahkan suara-suara yang bertujuan menambah warna pada suasana saat-saat tertentu. Suara merupakan salah satu unsur terbaik dalam sebuah game, karena suara dapat membuat game menjadi terasa lebih menegangkan atau lebih segar.


Sumber :

Kamis, 10 Januari 2013

0 Protokol

19.42 Under From Soni Sebastian
[0 Comment]
Adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh pengirim (transmitter) dan penerima (receiver) agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar. Selain itu, protocol juga berfungsi agar komputer yang berada dalam jaringan berkomunikasi dengan bahasa yang sama. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam protokol adalah :
1. Syntax, merupakan format data dan cara pengodean yang digunakan dalam pengodean sinyal
2. Semantic, digunakan untuk mengetahui maksud informasi yang dikirim dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dari informasi tersebut.
3. Timing, digunakan untuk mengetahui kecepatan transmisi data.

Fungsi Protokol
Secara umum, fungsi protokol adalah menghubungkan pengirim dan penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan akurat. Fungsi protokol secara detail adalah sebagai berikut :
1. Fragmentasi dan reassembly
Adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket. Proses ini terjadi di sisi pengirim informasi. Reassembly merupakan proses menggabungkan lagi paket-paket tersebut menjadi satu paket lengkap. Proses ini terjadi di sisi penerima informasi.
2. Encapsulation
Fungsinya adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi, dan lain-lain.
3. Connection Control
Fungsinya adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter ke receiver termasuk dalam pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
4. Flow Control
Berfungsi untuk mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver.
5. Error Control
Pengiriman data tidak terlepas dari kesalahan, baik dalam proses pengiriman maupun penerimaan. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirim.
6. Transmission Service
Fungsinya adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

Kamis, 04 Oktober 2012

1 Menjalankan Program sederhana C di Linux

05.43 Under From Soni Sebastian
[1 Comment]
Bahasa C adalah bahasa yang masih sering digunakan oleh controller. Disini saya tidak akan membahas koding, melainkan bagaimana cara membuat, meng-compile, dan menjalankan file *.c pada Linux.

1) Membuat file *.c
     - Buka terminal
     - Ketik gedit nama_file.c
     - Masukkan koding program, contoh :
         #include <stdio.h>
          main()
          {
             printf("Hello\n");
          }
     - Kemudian save, bukan save as.
     - pilih File->Quit

2) Meng-compile file*.c
    - Masih di terminal ketik gcc -o nama_file nama_file.c
    - Tekan Enter

3) Menjalankan file *.c
    - Masih di terminal ketik ./nama_file

Baiklah, semoga berhasil blogger :)

Selasa, 02 Oktober 2012

0 Keuntungan dan Kerugian Basis Data

06.13 Under From Soni Sebastian
[0 Comment]
Keuntungan
1. Terkontrolnya Kerangkapan Data
hanya cukup satu kali mencatumkan satu field yang sama dan dapat digunakan oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
2. Terpeliharanya Keselarasan / Kekonsistenan Data
apabila ada perubahan data seperti penambahan data baru atau penambahan panjang data, maka secara otomatis perubahan tersebut berlaku untuk keseluruhan
3. Data Dapat Dipakai Secara Bersama
data dapat digunakan secara batch ataupun online
4. Dapat Diterapkan Standarisasi
Database Administrator (DBA) biasanya membuat standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian. Contoh pemberian nama format standar yang digunakan adalah alphanumeric.
5. Keamanan Data Terjamin
Database Adminstrator (DBA) dapat memberikan pembatasan hak akses data dan memberikan password dengan tujuan keamanan.
6. Terpeliharanya Integritas Data
Integritas Data akan terpelihara apabila kerangkapan data dikontrol dan kekonsistenan data sangat berpengaruh untuk dapat diakatakan data menjadi akurat.
7. Data Independence (Kemandirian Data)
perubahan struktur data tidak membuat program harus dimodifikasi, karena struktur data pada database terpisah dengan program.


Kerugian
1. Storage (tempat penyimpanan) Data Besar
jika informasi yang dibutuhkan berasal dari data yang sangat banyak, maka tempat penyimpanan data juga harus besar.
2. Dibutuhkan Tenaga Terampil
tidak semua orang dapat mengelola database dengan baik, maka dibutuhkan tenaga terampil seperti operator dan terlebih dalam pembuatannya yang membutuhkan Database Administrator (DBA) dan Database Designer.
3. Mahal
diperlukan hardware tambahan seperti CPU yang besar untuk pemrosesan, Alat Komunikasi, dan biaya performance yang besar untuk listrik, personil, dan telekomunikasi di luar daerah.
4. Kompleks
kerusakan pada sistem database dapat memengaruhi departemen lain yang terkait.